Latest News
Senin, 06 Juni 2016

FPI Kepada Polisi: Seharusnya yang Diimbau Itu Bukan Ormas, Tapi Tempat Maksiatnya

BeritaIndependent.Com | Front Pembela Islam (FPI) menilai sikap kepolisian yang melarang organisasi masyarakat (Ormas) melakukan aksi sweeping terhadap tempat hiburan malam (THM) selama bulan Ramadhan adalah tindakan yang keliru.

“Itu adalah langkah terbalik, seharusnya polisi itu menegakkan hukum dengan menindak para pengusaha tempat-tempat hiburan atau tempat maksiat yang justru merekalah sebenarnya yang melanggar aturan,” kata  Wakil Ketua Umum FPI, Ustaz Jafar Shadiq seperti disitat Suara Islam.

Jadi, yang diimbau itu bukan ormasnya tetapi tempat maksiatnya, supaya mereka mematuhi aturan yang telah ada, kata dia.

“Polisi tegakkan saja hukum yang ada, tidak perlu mengimbau kepada ormas-ormas, karena mereka itukan masyarakat yang mempunyai fungsi pengawasan. Mereka mengawasi lalu melaporkan, tetapi sayangnya laporan tersebut jarang ditindaklanjuti,” jelas Ustaz Jafar.

Menurutnya, kalau setiap tahun polisi selalu bersikap seperti ini, berarti mereka tidak punya kemajuan, tidak ada hasil reformasi hukum dalam kepolisian, tidak ada perubahan mental dalam kepolisian, tetap begitu-begitu saja jalan ditempat.

“Semestinya sekarang itu paradigmanya dibalik, tekan tegas berdasarkan hukum bahwasanya para pelaksana hiburan malam agar melaksanakan peraturan yang ada, kalau tidak maka harus ditindak,” ungkapnya.

“Jangan ormasnya, jangan masyarakatnya, karena yang melakukan kesalahan itu mereka yang melakukan maksiat disaat masyarakat sedang beribadah,” tandasnya. (**)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: FPI Kepada Polisi: Seharusnya yang Diimbau Itu Bukan Ormas, Tapi Tempat Maksiatnya Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent