Booking.com
Breaking News
recent

Beredar WhatsApp Yorrys Raweyai Bakal Dampingi Ahok Maju Pilkada DKI Jakarta

BeritaIndependent.Com | Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai kini disebut-sebut bakal mendampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Pesan messenger/ WhatsApp pun kini ramai dibincangkan publik Jakarta.

Sebelumnya, Yorrys mengatakan keputusan partainya untuk mendukung Ahok sudah pasti dan sudah disetujui oleh mayoritas anggota. Ia menyebut dukungannya sendiri akan dideklarasikan dalam musyawarah daerah (Musda).

Pernyataan Yorrys senada dengan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto beberapa hari lalu. Saat menghadiri acara buka puasa di Kantor Partai Nasdem, Setya sempat melontarkan pujian terhadap kinerja Ahok, seraya menyatakan bahwa partainya akan mendukung Ahok pada Pilkada DKI 2017.

Jika benar demikian, maka berbekal dukungan dari tiga parpol pemilik total 24 kursi di DPRD DKI Jakarta, bakal calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diprediksi memilih jalur partai politik (Parpol) untuk berkompetisi pada Pilkada DKI 2017 mendatang.

Prediksi ini disampaikan Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), Mohammad Syaiful Jihad, di Jakarta, Selasa (21/6/2016).

‎"Ahok kemungkinan meninggalkan Teman Ahok meski sudah mengumpulkan dukungan lebih dari satu juta KTP," katanya kepada awak media.

Menurut analisa Syaiful, apabila sudah meninggalkan jalur independen, maka secara otomatis Ahok akan meninggalkan Heru Budi Hartono selaku bakal calon gubernurnya.

"Informasi yang saya peroleh, Ahok akan memplot Heru jadi Sekda gantiin Saefullah," ujar Heru.

Ahok lebih memilih jalur parpol karena berdasarkan UU Pilkada, Ahok cukup berat untuk dapat lolos dari tahapan verifikasi administrasi dan faktual. Sehingga potensi gagal maju lewat jalur independen cukup besar. (R/Udin Labo)


No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...