Booking.com
Breaking News
recent

Sambut Ramadhan, MUI Larang Warga Mandi Balimau di Sungai

BeritaIndependent.Com | Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Saikun memperingatkan warga untuk tidak melakukan tradisi mandi "balimau" untuk membersihkan diri sebelum bulan puasa secara bersama-sama di sungai di daerah itu.

"Kalau mandinya dilakukan bersama-sama di sungai yang tidak boleh karena mengarah kepada perbuatan maksiat," katanya di Mukomuko, Sabtu (28/5/2016).

Warga masyarakat setempat menjelang bulan puasa melakukan tradisi mandi "balimau" yang bertujuan untuk membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum melaksanakan ibadah puasa.

Ia menyatakan, MUI tidak melarang warga setempat melaksanakan tradisi mandi "balimau", karena kebiasaan seperti itu sudah ada sejak lama dan turun temurun dari dulu sampai sekarang. Namun, sarannya, sebaiknya laki-laki dan perempuan tidak berada dalam suatu lokasi pada saat mandi balimau di sungai. Tetapi terpisah, jauh dari pandangan.

"Silahkan mandi balimau di sungai tetapi lokasinya tidak berdekatan sehingga tidak ada kesempatan orang berbuat maksiat," ujarnya.

Selain dengan cara itu, katanya, sebaiknya warga melakukan mandi balimau sendiri-sendiri di rumahnya. Karena yang paling penting tujuannya untuk membersihkan tubuh secara lahir.

Ia menyatakan, agar aktivitas mandi balimau tidak mengarah kepada hal negatif sebaik dihindari perbuatan maksiat. (Antara)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...