Breaking News
recent

Golkar Sebut Ahok Bukan Figur Gubernur Terbaik

BeritaIndependent.Com | Ini kabar bakal membuat para Ahoker panas dingin. Pasalnya, beberapa saat yang lalu jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta telah merilis yang membantah  telah memberikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama sebagai calon gubernur dalam Pilkada 2017.

"Tak benar Golkar beri dukungan ke Ahok. DPD Partai Golkar sampai saat ini belum memberikan nama calon yang diusungnya," demikian penegasan Plt Ketua DPD Partai Golkar DKI, Fuad Masyhur kepada pers. Menurutnya, pihaknya hingga kini belum menentukan figur yang diusung pada Pilkada 2017.

“Sejauh ini kami belum diskusi antara DPD pengurus Golkar DKI dengan pihak internal Golkar lainnya untuk mendukung calon Gubernur DKI,” katanya, Selasa (24/5).

Sampai saat ini, DPD Golkara DKI sama sekali tidak mengusung Ahok. DPD memiliki kriteria tersendiri untuk mendukung Gubernur DKI 2017.

“Dari hasil survey yang kami lakukan, Ahok hanya mendapatkan 35 persen. Itu belum masuk kriteria kami,” tegas Fuad.

Dalam jumpa pers ini Fuad menyebutkan, dari survei elektabilitas yang dilakukan pihaknya terhadap para bakal calon gubernur lainnya, Ahok belum menunjukan yang terbaik. Beberapa nama lain yang ada, malah menunjukkan hasil yang lebih baik.

“Kami juga survei Yusril, Syafrie Syamsudin, Risma, Sandiaga, itu memperlihatkan hasil yang baik,” paparnya.

Dari hasil itu, kata Fuad, DPD Golkar DKI lebih cenderung mengambil figur selain Ahok. Dari hasil rapat, masih ada tokoh yang dapat menyelesaikan masalah Ibu Kota melebihi kinerja gubernur saat ini.

“Saat ini masih banyak masalah yang muncul di kepemimpinan Ahok. Kami juga melihat masih banyak figur-figur lain yang mampu berbuat banyak untuk DKI selain Ahok,” katanya. (R/PK/Fand)



No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.