Booking.com
Breaking News
recent

Astaga, Waria Ini Ngaku 40 Persen Pelanggannya Murid SD

BeritaIndependent.Com | Perang terhadap maraknya penyebaran virus LGBT terus dilakukan Pemkot Kota Jambi. Hal itu terus digalakkan oleh Satpol PP Kota Jambi, antara lain dengan menyisir kos-kosan di dekat Hotel Abadi pada Sabtu (21/5) malam. Hasilnya, 7 waria diamankan.

Melihat rekannya ditangkap Satpol PP, salah satu waria sempat mencoba kabur saat akan digiring ke mobil patroli. Bagai adegan film action, aksi kejar-kejaran pun berlangsung hingga tepat di depan Hotel Novita Jambi saat waria terjatuh, dengan sigap petugas meringkusnya.

Meski sudah ditangkap, masih saja ada waria yang berkilah bahwa dirinya bukan waria. Padahal sebelumnya ditangkap sedang mengintip dari balik pintu menggunakan rok.

Akhirnya sekian lama menggedor pintu, sang waria membukanya dan banyak ditemukan barang bukti seperti wig, sepatu, rok, dan lainnya yang baru saja dia tanggalkan.

"Aku nih bukan waria, aku ada KTP,” ujarnya dihadapan petugas.

Kasat Pol PP Kota Jambi, Irwansyah mengatakan razia memang khusus ditujukan kepada para waria karena sangat meresahkan masyarakat.

"Kita dapat laporan dari masyarakat, tadi yang punya kos menyuruh kita untuk menangkap mereka (waria). Ke depan akan dilakukan pembinaan dan pemeriksaan kesehatan, psikolog dan lainnya," jelasnya kepada wartawan, malam tadi.

Dia menambahkan, Satpol PP Kota Jambi melakukan razia para waria guna membasmi penyakit masyarakat, utamanya penyimpangan moral yang kini makin menggila. Karenanya target utamanya adalah waria dan pelaku LGBT yang menyimpang.

Bahkan guna memaksimalkan upaya pemberantasan penyakit masyarakat ini, Tim Satpol PP juga merazia lokasi perbatasan Kota Jambi – Kabupaten Muarojambi arah Mendalo.

Hasil penyisiran dibeberapa  lokasi banyak ditemukan sampah bekas kondom. Seorang waria yang ditangkap di perbatasan kota dan akrab disapa "Emak" mengaku berasal dari luar kota ke Jambi. Katanya hanya ingin belanja dan mengaku kerap melayani pelajar.

"Aku mau belanja di Jambi, singgah bentar tadi di situ. trus ada Satpol PP ya ketangkep deh," katanya.

Waria sexy yang berdandan super menor itu mengaku banyak dekat dengan para pelajar. Bahkan yang mencengangkan petugas yakni atas pengakuannya yang memperdaya murid-murid SD.

"Anak kecil itu mudah diajarinya, ga rese. Suka sama suka be, pokoknya banyak. Mungkin 40% gitu, anak kecil semua.. malu-malu trus mau," kata emak ceplas-ceplos.

Atas pengakuan ini petugas akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan pembinaan. (beni/JI/R)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.