Booking.com
Breaking News
recent

Ahok Izinkan Minimarket Jual Miras, Yusril Melawan

BeritaIndependent.Com | Pasca direvisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol. Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama atau Ahok langsung mengizinkan minimarket dan supermarket di Jakarta boleh menjual minuman keras.

Alasan Ahok, karena penjualan miras ada diatur di peraturan daerah atau Perda.

Kepada wartawan di Balaikota, Senin (23/5) pagi, Ahok membenarkan memang sebelumnya ada Peraturan Menteri Perdagangan yang melarang penjualan minuman keras, namun setelah peraturan tersebut direvisi maka khusus di Jakarta penjualan miras kembali diatur oleh Perda.

“Boleh, yang penting kontrol orangnya. Sesuai Perda aja prinsip saya. Jadi kalau memang DPRD gak setuju, teriak-teriak ajuin revisi Perda. Kan Perda bukan saya yang bikin, bukan di masa saya. Sudah lama. Sama aja kayak dulu ributin Delta, Anker Bir, itu yang mau ribut jangan ribut sama saya. Itu dari zamannya Pak Ali Sadikin buat PT-nya. Sudah go publik lagi. Jadi jangan ribut ke saya," katanya.

“Kemarin kan nyalahin saya, seolah-olah saya yang bikin pabrik bir saya . Saya saja belum tahu. Masih ngompol kali tuh (ketika pabrik bir dibangun tahun 1974).”

Terkait perubahan peraturan  ini pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra akan melakukan gugatan class action. (dea/R)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.